Kamis, 26 Oktober 2017

Tak peduli seberapa banyak orang menertawakan impian-impian ini.
Tak terpikir seberapa besar usaha seseorang untuk menjatuhkan diri.
Tak tergoyah seberapa hebat kecaman seseorang untuk memojokkan diri.

Diri ini bukan tentang mereka. Tapi diri ini tentang Tuhan dan saya.

Bagaimanapun mereka menilai diri, tetap Tuhan Sang Hakim abadi.
Kita hidup bukan untuk mereka, kita hidup untuk yang telah memberikan kehidupan kepada kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Prasangka

Duhai prasangka, kau begitu tangguh membuat otakku menerka, kau begitu hebat membuat hatiku mendera, bagai rasa yang muncul di kala waktu...